Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

7 Bulan Menjabat, Harta Kekayaan Menkeu Purbaya Naik Rp18,2 M dan Tak Memiliki Utang

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Jum'at, 24 April 2026 | 11:31 WIB
7 Bulan Menjabat, Harta Kekayaan Menkeu Purbaya Naik Rp18,2 M dan Tak Memiliki Utang
Belum genap satu tahun menduduki kursi bendahara negara, pundi-pundi kekayaan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa sudah melonjak tajam. Foto Gemini AI.
  • Harta Menkeu Purbaya naik dari Rp39,21 M jadi Rp57,47 M dalam 7 bulan menjabat.
  • Lonjakan terbesar ada pada Kas dan Setara Kas yang kini mencapai Rp20,67 Miliar.
  • Menkeu Purbaya konsisten lapor kekayaan tanpa utang meski aset properti meningkat.

Suara.com - Belum genap satu tahun menduduki kursi bendahara negara, pundi-pundi kekayaan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa sudah melonjak tajam.

Pasalnya, dalam kurun waktu sekitar tujuh bulan sejak dilantik Presiden Prabowo Subianto pada September lalu, harta mantan Ketua Dewan Komisioner LPS ini melesat signifikan.

Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) terbaru yang dirilis Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), total kekayaan Purbaya per 27 Februari 2026 (Laporan Periodik 2025) kini menembus angka Rp57,47 miliar.

Angka ini menunjukkan lonjakan drastis dibandingkan saat ia pertama kali menjabat. Pada laporan Maret 2025 (ketika masih menjabat di LPS), kekayaan pria lulusan Purdue University ini tercatat 'hanya' sebesar Rp39,21 miliar. Artinya, terjadi kenaikan sekitar Rp18,2 miliar dalam waktu singkat.

Menelisik lebih dalam dokumen LHKPN tersebut, kenaikan paling mencolok terlihat pada komponen Kas dan Setara Kas. Jika pada laporan sebelumnya Purbaya hanya memiliki kas sebesar Rp4,2 miliar, kini angka tersebut meroket menjadi Rp20,67 miliar.

Sementara itu, aset berupa tanah dan bangunan tetap menjadi penyumbang terbesar kekayaannya dengan nilai total Rp31,62 miliar. Aset ini tersebar di beberapa titik premium di Jakarta Selatan, termasuk lahan seluas 1.787 m² yang ditaksir bernilai Rp16 miliar.

Untuk urusan mobilitas, Menkeu yang dikenal dengan gaya bicara "koboi" dan ceplas-ceplos ini mengoleksi sejumlah kendaraan mewah senilai Rp3,6 miliar. Koleksinya mulai dari Mercedes-Benz Sedan (2008), BMW Jeep (2019), Toyota Alphard (2019), hingga Peugeot Jeep New 5008 (2019). Tak hanya roda empat, ia juga tercatat memiliki Yamaha XMAX dan Honda Vario.

Meski hartanya melonjak puluhan miliar, ada satu hal yang konsisten dari profil keuangan sang Menkeu: Purbaya tercatat tidak memiliki utang sepeser pun.

Purbaya sendiri resmi menggantikan posisi Sri Mulyani setelah dilantik pada 8 September lalu. Sosoknya yang merupakan sarjana Teknik Elektro ITB sebelum beralih ke ilmu ekonomi ini, terus menjadi buah bibir publik. Bukan hanya karena gaya kepemimpinannya yang lugas, namun kini juga terkait dengan pertumbuhan aset pribadinya yang melaju kencang di tengah tugas berat mengawal APBN.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Isi Lengkap Candaan Menkeu Purbaya soal Selat Malaka yang Bikin Malaysia dan Singapura Berang

Isi Lengkap Candaan Menkeu Purbaya soal Selat Malaka yang Bikin Malaysia dan Singapura Berang

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 11:18 WIB

Siapa Penguasa Selat Malaka? Malaysia-Singapura Tolak Ide Purbaya Pajaki Kapal

Siapa Penguasa Selat Malaka? Malaysia-Singapura Tolak Ide Purbaya Pajaki Kapal

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 11:08 WIB

Usai Copot Febrio dan Luky, Purbaya Tunjuk Dua Nama Ini Sebagai Penggantinya

Usai Copot Febrio dan Luky, Purbaya Tunjuk Dua Nama Ini Sebagai Penggantinya

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 10:51 WIB

Terkini

Dorong Transisi Energi Global, Pertamina NRE Kaji Pengembangan Energi Terbarukan di Bangladesh

Dorong Transisi Energi Global, Pertamina NRE Kaji Pengembangan Energi Terbarukan di Bangladesh

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 20:38 WIB

Harga Minyak Bakal Naik Pekan Depan? Ini Prediksinya

Harga Minyak Bakal Naik Pekan Depan? Ini Prediksinya

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:53 WIB

BRI Terapkan Aturan Baru Rekening 2026: Ini Beda Status Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant

BRI Terapkan Aturan Baru Rekening 2026: Ini Beda Status Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 15:27 WIB

Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN

Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:53 WIB

Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!

Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:17 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:03 WIB

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:15 WIB

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 10:19 WIB

Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?

Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:41 WIB

Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia

Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:34 WIB

© 2026 suara.com - All Rights Reserved.